Selasa (15/04/2025), Ikatan Alumni Universitas Negeri Malang (IKA UM) menyelenggarakan webinar pembukaan Job fair 2025 dengan tema “Mendorong Kompetensi, Membangun Kolaborasi”. Kegiatan webinar ini menghadirkan beberapa narasumber yaitu Muhammad Farid, S.Psi., yang merupakan HRBPM Jateng 1 PT MMI, Derry Yonathan, S.Psi., yang merupakan Human Capital Manager PT. Lion Metal Works Tbk., dan Venna Rosia Marheta, S.T., M.M., yang merupakan Branch Manager The Maple’s Beauty.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua PP IKA UM yang dalam hal ini diwakili oleh Ketua I PP IKA UM Prof. Dr. Moh Ainin, M.Pd., ia mengucapkan terima kasih kepada narasumber, moderator dan crew yang bertugas karena telah bersedia membantu menyelenggarakan webinar yang sangat bermanfaat bagi para alumni dan mahasiswa Universitas Negeri Malang. Ia menyampaikan bahwa job fair kali ini diisi oleh seribu perusahaan dengan jumlah total sepuluh ribu lowongan pekerjaan. Maka dari itu ia berharap kegiatan ini bermanfaat bagi alumni perguruan tinggi khususnya alumni UM. Selain itu, ia menyampaikan bahwa IKA UM telah hadir untuk mengembangkan karir dan mengkatalisasi alumni UM agar dapat bersaing di dunia kerja yang sangat kompetitif. “Kita pahami bersama bahwa untuk pengembangan karir dan memasuki dunia kerja di era yang kompetitifnya tinggi tidaklah mudah, (maka dari itu) banyak upaya yang dilakukan PP IKA UM untuk memberdayakan alumninya dan memasuki dunia kerja.” Ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh pemateri pertama yaitu Venna Rosia Marheta, S.T., M.M. Ia menyampaikan materi yang berisi strategi menyusun Curriculum Vitae. Ia mengungkapkan bahwa dalam penyusunan CV terdapat 3 poin yang harus diperhatikan, antara lain ; 1) Design CV, 2) Kata kunci, dan 3) Profil Profesional. Selain itu, ia membocorkan pandangan seorang HR ketika tahap interview kepada jobseeker. Menurut ia ada beberapa poin yang dinilai oleh HR, antara lain ; 1) Problem solving dan cara berpikir, 2) Attitude dan kepribadian, 3) Komunikasi dan Bahasa tubuh, 4) Relevansi skill dengan posisi, 5) Ambisi & potensi bertumbuh, dan 6) Red flags dari kandidat. Terakhir ia berpesan kepada para peserta agar menyusun beberapa planning untuk menghadapi tantangan dimasa depan.
Pemateri berikutnya Muhammad Farid, S.Psi. memaparkan realita dunia kerja yang terjadi di Indonesia. Menurutnya ada 3 poin yang harus dilakukan oleh jobseeker didunia kerja, antara lain ; 1) Kurangi idealis buta, 2) Perbanyak soft skill, dan 3) Kembangkan skill, knowledge, dan attitude yang dimiliki . Tak hanya itu, ia juga berpesan agar memiliki attitude atau sikap yang baik sesuai dengan mayoritas, bahkan kalau bisa harus diatas rata-rata jobseeker lain “Temen-temen harus memiliki sikap (yang baik) dari sekarang, (mungkin) harus bisa menjadi rata-rata (pada umumnya), tapi kalau bisa temen-temen harus bersikap diatas rata-rata”. Ujarnya.
Pemateri terakhir yaitu Derry Yonathan, S.Psi. Ia memaparkan materi terkait tips dan trik menghadapi psikotes. Ia menjelaskan beberapa tujuan dari adanya psikotes, antara lain ; 1) Mengukur potensi dan kemampuan kognitif dari kandidat, 2) Mengidentifikasi kepribadian dan Karakteristik kandidat, 3) Memprediksi kinerja di masa depan, 4) Meningkatkan objektivitas dalam perekrutan kandidat, 5) Menilai kecerdasan emosi, dan 6) Mengetahui potensi kepemimpinan. Tak hanya itu, ia menjelaskan tips menghadapi psikotes. Pada saat persiapan sebelum tes maka kandidat diharapkan untuk istirahat yang cukup, makan makanan bergizi, Kelola stres, serta latihan. Kemudian pada saat mengerjakan tes, kandidat diharapkan untuk membaca instruksi dengan seksama, kerjakan dengan teliti, manajemen waktu, jujur dan konsisten, serta percaya diri. Selanjutnya ia berpesan bahwa dalam psikotes tidak ada jawaban benar atau salah dalam tes kepribadian “Dalam proses rekruitmen psikotes bukan satu-satunya penentu dalam proses rekrutmen, dan dalam prosesnya tidak ada benar ataupun salah cukup jawab dengan jujur dan konsisten”. Ujarnya.
Selanjutnya adalah sesi tanya jawab antara peserta kepada narasumber, yang mana diberikan 2 pertanyaan kepada narasumber untuk menjawab pertanyaan tersebut.  Kegiatan terakhir sebelum penutupan adalah pemberian sertifikat oleh Ketua I PP IKA UM, Prof. Dr. Moh Ainin, M.Pd. kepada Narasumber dan moderator. pada ksempatan ini pula, Ketua Umum PP IKA UM secara resmi memnbuka Virtual Job Fair IKA UM Tahun 2025 yang akan berlangsung selama satu bulan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi para mahasiswa dan alumni untuk mempersiapkan strategi sukses menghadapi pasar kerja profesional. (Tedi)