Gaung bangkitnya Ikatan Alumni UM di Malang segera sampai di Jakarta. Berbeda dengan di Malang, komunitas alumni UM di Jakarta sudah tumbuh parsial. Ada komunitas alumni UM yang berasal dari Jakarta (IMAJA), komunitas Ikatan Alumni Jurusan Bahasa Inggris IKIP Malang (IKABIMA), komunitas alumni UM/IKIP Malang di Tangerang, komunitas mantan aktifis Badan Dakwah Masjid Alhikmah IKIP Malang (IMAMAH), komunitas Alumni FKIP Unair/IKIP Malang, dan lain-lain. Munculnya komunitas-komunitas itu karena adanya kesamaan sebagai sesama alumni yang merantau dan ‘mengadu nasib’ di Jakarta.

Melihat semangat para Pengurus Pusat IKA UM di Malang, keinginan untuk mengaktifkan Ikatan Alumni UM di Jakarta mulai terasa. Sejak awal tahun 2008 beberapa aktivis alumni dari berbagai komunitas alumni di Jakarta mulai berkomunikasi. Beberapa kali pertemuan dilakukan, melalui email ataupun sms. Hasil komunikasi ini menyepakati untuk mengadakan Reuni Alumni UM di Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) pada tanggal 1 November 2008 di Auditorium Dirjen Dikti, Kementerian Pendidikan Nasional.

Mobilisasi alumni UM dilakukan cukup melalui ‘sms berantai’. Alumni yang menerima sms undangan reuni, men- forward sms itu ke rekan alumni UM yang lain di Jakarta yang mereka kenal. Tak lupa dicantumkan nomor handphone panitia reuni bagi yang memerlukan informasi lebih lanjut. SMS itu seperti air mengalir yang membuat alumni UM di Jakarta terkoneksi.

Pada tanggal 1 November 2008, Reuni Alumni Universitas Negeri Malang di Jakarta sukses terselenggara. Reuni itu dihadiri tidak kurang dari 400 alumni yang berdatangan dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Bahkan ada yang datang dari Lebak, Rangkasbitung dan Cikampek. Mereka kembali bertemu kawan-kawan semasa kuliah di kampus yang dahulu bernama PTPG, FKIP Universitas Airlangga atau IKIP Malang.

Reuni yang dihadiri Rektor UM, Prof. Dr. Suparno dan jajaran Pengurus Pusat IKA UM, menjadi tonggak sejarah dalam mendukung bangkitnya kembali Ikatan Alumni UM. Alumni UM yang sebelumnya ‘anteng-anteng’ saja kini kembali bergairah. Acara reuni itu juga mengukuhkan Pengurus Wilayah IKA UM Jakarta dan sekitarnya.

Suskesnya Reuni UM di Jakarta ini tidak lepas dari peran Bapak Hamid Muhammad (Direktur Jenderal Pendidikan Non Formal dan Informal) yang mendukung terbentuknya kepengurusan PW IKA UM Jakarta dan sekitarnya, serta ikut mempelopori terselanggaranya acara reuni tersebut. Sedangkan yang menjadi motor penggerak suksesnya reuni adalah Ikatan Alumni Jurusan Bahasa Inggris (IKABIMA) di Jakarta, yang sudah terbentuk sejak tahun 2004. Beberapa alumni Jurusan Bahasa Inggris juga turut menjadi sponsor dan juga banyak membantu terselenggaranya reuni IKA UM itu.

Dalam forum reuni Alumni UM tersebut belakangan diketahui selain IKABIMA yang telah eksis, ternyata beberapa komunitas alumni UM juga tumbuh di Jakarta. Komunitas itu diantaranya adalah; IMAJA (Ikatan Mahasiswa Jakarta) yaitu komunitas mahasiswa UM yang berasal dari Jakarta.

Komunitas ini telah tumbuh sejak di kampus dan terus berkomunikasi hingga mereka kembali ke Jakarta. Ada pula komunitas alumni UM di Tangerang. Komunitas ini sebagian besar anggotanya adalah para alumni yang berkarir di industri-industri besar di Tangerang. Ada pula komunitas IMAMAH (Ikatan Mantan Pengurus dan Aktifis Badan Dakwah Masjid Alhikmah). Komunitas ini adalah mantan aktifis masjid kampus Alhikmah Universitas Negeri Malang.

Di Jakarta mereka berkarir sebagai jurnalis, guru, dosen, pengelola pendidikan serta pengelola biro haji dan umrah. Ada pula alumni-alumni senior yang tergabung dalam ikatan alumni FKIP Unair-IKIP Malang. Diperkirakan masih ada komunitas-komunitas alumni UM berbasis jurusan/angkatan yang juga tumbuh di Jakarta.

Tak lama setelah Reuni Alumni UM di Jakarta berlangsung, Ikatan Alumni FKIP Unair-IKIP Malang pun juga mengadakan reuni. Alumni senior yang pada era sebelum tahun 2000 aktif mengadakan reuni ini juga turut bersemangat dan menyusun kepengurusan yang baru pada tanggal 28 Februari 2009. Pada acara reuni itu, para alumni FKIP Unair-IKIP Malang mengangkat Pak Purwono (alumni Jurusan Bahasa Inggris, 1958) sebagai Ketua.

Pada tanggal 28 Juni 2009 diadakan acara Reuni Gabungan alumni PTPG, FKIP Unair, IKIP Malang, Universitas Negeri Malang di Pintu V Gelora Bung Karno, Senayan. Acara yang diselenggarakan dalam format Senam Bersama ini sekaligus bertujuan sebagai informasi bagi khalayak ramai bahwa ada IKA UM ada di Jakarta. IKA FKIP Unair-IKIP Malang juga turut aktif dalam acara tersebut. IKA FKIP Unair-IKIP Malang saat ini diketuai oleh Ibu Endang Soesilo Rini (alumni Jurusan Sejarah, 1960) yang lebih dikenal dengan nama Ibu Rini Poeloeng.

IKA FKIP-IKIP Malang dibawah kepemimpinan Bu Rini Poeloeng cukup rajin menggelar pertemuan. Salah satunya berupa kunjungan ke pabrik pasta gigi ENZIM pada bulan Desember 2010. Kunjungan ini sekaligus menambah wawasan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut di usia lanjut.

Selain itu IKA FKIP Unair-IKIP Malang juga selalu aktif dalam kegiatan-kegiatan reuni yang diselenggarakan dalam bentuk Halal Bihalal alumni UM di Jakarta pada momentum lebaran.

IKA FKIP Unair-IKIP Malang bersama PW IKA UM Jakarta juga berhasil menyelenggarakan acara Pelestarian Keroncong pada tanggal 9 Desember 2009. Acara ini bertujuan untuk mengangkat jenis musik keroncong sebagai budaya bangsa Indonesia agar terus dicintai oleh rakyat Indonesia. Selain itu acara ini juga untuk menggalang dana bagi pembangunan sarana berlatih kelompok Keroncong Tugu, untuk membantu pendidikan anak berkebutuhan khusus, serta membantu biaya pengobatan maestro musik keroncong, Gesang.

Belakangan acara Pelestarian Keroncong bisa terselenggara hingga tiga kali. Sebuah event budaya yang membutuhkan tenaga, pikiran dan biaya ekstra besar berhasil diselenggarakan oleh ikatan alumni UM di Jakarta. Pelestarian Keroncong II diselenggarakan pada tanggal 13 Agustus 2011 di Ballroom Hotel Mulia Senayan Jakarta. Sedangkan Pelestarian Keroncong III dilaksanakan tanggal 16 Oktober 2014 di Gedung Djakarta Theater XXI, jalan MH. Thamrin Jakarta.