Dihari kedua pelaksanaan Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat ini, sukses digelar dengan luar biasa pada Rabu, 23 Juni 2021. Seperti biasa kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting dan Youtube. Meskipun dilaksanakan pada pukul 09.00 – 18.00 WIB, kegiatan ini tetap dihadiri oleh ribuan peserta dari mahasiswa dan dosen seluruh Indonesia. Tujuannya adalah memberikan bekal kepada peserta agar mendapatkan pengalaman yang sesungguhnya di dunia profesi.

Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat pada hari ini, dihadiri sebanyak 21 perusahaan dari 160 perusahaan kelas dunia yang menjadi mitra Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Kemendikbudristek). Masing-masing perusahaan, diberi kesempatan selama 10 menit untuk mempresentasikan terkait profil perusahaan, sistem kerja, seperti apa magangnya, dan lain-lainnya. Tentunnya, kegiatan ini bisa berjalan dengan baik, karena kegiatan ini dipandu oleh beberapa moderator profesional.
Perusahan yang hadir meliputi perusahan kelas dunia baik perusahaan multinasional maupun perusahaan nasional seperti MAP Mitra Adiperkasa, Danone, ASSA, BCA, Stechoq, DBS, Terra AI, BSI Bank Syariah Indonesia, Bukalapak, Lazada Indonesia, Bank Mandiri, Tiket.com, Shopee, Nongsa Digitalpark, Hoshizora Foundation, Kalbe, Walikota Kediri, Indonesia Power, Indosat Ooredo, Petrokimia Gresik, dan Semua Murid Semua Guru.

Saat ini perubahan dunia kerja terjadi begitu cepat, apabila perusahaan tidak mengikuti perkembangan zaman, maka perusahan akan tertinggal dari perusahaan lainnya. Dari situlah Kemendikbudristek memberikan trobosan baru bagi mahasiswa melalui Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat. “Ini adalah kesempatan yang bagus. Jadi, jangan sampai terlewatkan dan menyesal dikemudian harinnya. Ayo segera daftarkan diri melalui platform Kampus Merdeka”. Ujar Prof. Nizam selaku Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi RI.

Para pemateri Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat

Tentunya, mahasiswa nantinya akan mendapatkan bimbingan full time dari mentor yang berpengalaman dibidangnya dan mendapatkan program inovatif seperti machine learning, robotics, dan lain-lain. Hal ini juga disampaikan oleh Marcelino GS Jeharus selaku Human Capital Department Head ASSA Rent bahwa “Mahasiswa nantinnya akan mendapatkan pengalaman yang luar biasa seperti pembelajaran marketing, membuat project IT, dan handling administrasi”. Ungkap Marcelio.

Mahasiswa tidak usah ragu atau takut bila mendaftar di perusahaan yang tidak sesuai dengan jurusannya, karena perusahaan tidak memberikan target atau persyaratan yang begitu sulit untuk menerima mahasiswa. “Justru itu menjadi tantangan perusahaan kami untuk belajar bersama dengan mahasiswa. Kami sudah atur semuannya, dengan mempersiapkan mentor yang professional. Sehingga nanti mahasiswa bisa belajar bagaimana melakukan suatu project, planning seperti apa, kemudian presentasi projek seperti apa. Jadi, jangan khawatir dengan begroundnya. Semua bisa jadi, kita justru menerima hamper semua jurusan”. Tegas Regina Kusuma Mutti selaku General Manager MAP Retail Academy.