Pendaftaran Beasiswa LPDP resmi ditutup tepatnya pada tanggal 25 Juni 2023. Serangkaian alur berikutnya mengenai Beasiswa LPDP yakni tahapan pengecekan berkas administrasi yang telah dikirimkan oleh para pendaftar, kemudian berlanjut kepada tes substansi dan berikutnya yang terakhir adalah tahapan wawancara. Baru setelah secara penuh mengikuti seluruh alur kegiatan yang ada, maka akan diumumkan peserta yang lolos dan diterima sebagai Awardee dari Beasiswa LPDP. Rangkaian kegiatan tersebut tentu memerlukan baik persiapan dan strategi yang matang agar bisa lolos diterima sebagai Awardee dari Beasiswa LPDP. Oleh karenanya pada Minggu, 9 Juli 2023 IKA UM melaksanakan kegiatan guna memfasilitasi Mahasiswa UM khususnya yang masih fresh graduate dalam sebuah Webinar bertajuk “Kupas Tuntas Persiapan Seleksi Beasiswa LPDP, Tips Sukses Seleksi Administrasi, Substansi dan Wawancara”.

Kegiatan dihadiri oleh Ibu Dra. Fatmawati, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat IKA UM yang nantinya akan memberikan sambutan pembukaan, kemudian jajaran narasumber di antaranya yakni Dr. Dyah Werdiningsih, M.Pd. sebagai alumni Fakultas Sastra UM sekaligus Reviewer Beasiswa LPDP, Erfin Nata, S.Sn., M.Sc. sebagai alumni Fakultas Sastra UM sekaligus dan Awardee Beasiswa LPDP University of Manchester, dan Afifah Chusna Az Zahra, S.Psi. sebagai alumni Fakultas Psiklogi UM dan Awardee Beasiswa LPDP Universitas Indonesia. Kegiatan ini juga dimoderatori oleh Riko Rahmad Adriansyah yang merupakan Mawapres UM sekaligus mahasiswa yang mengikuti program Student Internasional Research Outbond Mobility at Universiti Putra Malaysia.

Acara diawali dengan penyampaian sambutan dilanjutkan dengan pembukaan oleh Ibu Dra. Fatmawati. Pada Webinar kali ini beliau menyampaikan bahwa luaran diselenggarakannya kegiatan ini yang merupakan bentuk komitmen dari IKA UM guna meningkatkan kualitas, kompetensi dan kapabilitas alumni UM, mahasiswa, maupun generasi muda pada umumnya, dengan menghasilkan alumni-alumni terbaik dari Universitas Negeri Malang yang berasal dari berbagai profesi dan jabatan. Di akhir sambutan beliau juga menyampaikan “keberhasilan bukan milik orang yang pintar saja, tetapi milik mereka yang senantias berusaha”. Sambutan tersebut sekaligus membuka acara Webinar yang diselenggarakan oleh IKA UM.

Materi yang pertama diawali oleh saudara Erfin Nata, yang mengupas tips dan trik apa saja nantinya selama persiapan dan pelaksaan seleksi Beasiswa LPDP yang tentunya digali dari pengalaman pribadinya dulu ketika mencoba seleksi Beasiswa LPDP. Mulai dari hal sederhana yang menurutnya sering diremehkan oleh para peserta seleksi yakni memahami alur panduan beserta tata tertib peraturan yang ada pada saat itu. Hal ini Ia sampaikan penting mengingat apabila ada satu saja yang tidak sesuai dengan apa yang sudah dijabarkan dalam seleksi Beasiswa LPDP, maka akan berpengaruh besar terhadap diterima atau tidaknya para calon penerima beasiswa tersebut. Ia juga menekankan pentingnya persiapan yang matang baik untuk pendaftaran, tes substansi, maupun tes wawancara. Rangkaian seleksi tersebut harus disiapkan jauh-jauh waktu, agar nantinya bisa memberikan usaha yang maksimal di waktu seleksi.

Pada pemaparan materi berikutnya disampaikan oleh saudari Afifah Chusna, yang mana Ia membagikan pengalamannya bagaimana struggle yang Ia hadapi sedari waktu dalam masa perkuliahan hingga akhirnya diterima sebagai Awardee Beasiswa LPDP. Bahwa proses perkuliahan yang Ia jalani dengan berbagai kesibukan dan keterlibatan pada kegiatan kampus maupun organisasi nyatanya memberikan dampak yang baik terutama dalam meraih Beasiswa LPDP. Di sisi lain, Ia juga menjelaskan tentang jenis persiapan jangka pendek dan persiapan jangka panjang dalam mempersiapkan diri untuk mendaftar di Beasiswa LPDP. Persiapan jangka pendek lebih ke arah mempersiapkan berkas administrasi seperti KTP, Ijazah, dan sejenisnya yang tidak membutuhkan waktu lama dalam mempersiapkan. Sedangkan persiapan jangka panjang merupakan persiapan yang tidak bisa disiapkan dalam waktu singkat akan tetapi membutuhkan waktu yang lama, seperti mempersiapkan wawancara dengan latihan mandiri, belajar tes Toefl, belajar tes substansi, dll. Tidak lupa di materinya Ia juga menjelaskan pertanyaan-pertanyaan yang sekiranya sering ditanyakan ketika tahapan wawancara yang mana pertanyaan tersebut harus bisa dijawab dengan baik dan rasional.

Pemaparan terakhir disampaikan oleh Ibu Dr. Dyah Werdiningsih, M.Pd. yang membahas mengenai alur apa saja yang terdapat dalam seleksi Beasiswa LPDP beserta tips dan triknya untuk dapat lolos di masing-masing alur kegiatan. Salah satu bahasan yang Ibu Dyah sampaikan terkait indikator penilaian, di mana para pewawancara akan memberikan beberapa pertanyaan untuk menggali informasi tentang pola pikir strategis (rencana eksekusi-pencapaian tujuan), kekuatan rencana studi, kekuatan rencana pengabdian setelah lulus. Kemudian dalam hal kompetensi kepemimpinan seperti resiliensi, orientasi berprestasi, kepercayaan diri, dan pemecahan masalah. Secara lebih ringkas Ibu Dyah merangkum bahwa hal-hal yang harus dipersiapkan antara lain: 1) Kekuatan esai dan rencana studi, 2) Presentasi, 3) Fokus terhadap topik meliputi alasan dan contoh, 4) Manajemen waktu, 5) Pengenalan pembuka dan penutupan.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan lancar dan mendapatkan antusiasme yang tinggi oleh para peserta. Dapat dilihat dari begitu banyaknya penanya yang ingin bertanya kepada narasumber secara langsung beserta diskusi yang terjadi di kolom pesan seputar seleksi penerimaan Beasiswa LPDP. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan sertifikat secara simbolis yang diberikan kepada masing-masing narasumber yang telah berkenan hadir dan moderator yang telah bersedia memandu jalannya acara. Harapannya semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi mahasiswa maupun alumni Universitas Negeri Malang dalam meniti studi maupun karir kedepannya, sehingga membawa kemajuan bagi sumber daya manusia dan pembangunan jangka panjang untuk Indonesia. (Robbi Maulana Malik Huda)