Ikatan Alumni Universitas Negeri Malang (IKA UM) terus berusaha memfasilitasi peningkatan kemampuan bagi lulusan UM agar mampu bersaing di era industri 4.0. IKA UM bekerjasama dengan CoLearn menyelenggarakan CoLearn Talent Network dan Virtual Hiring secara daring via Zoom Meeting (1/2/2022). Kegiatan ini dibagi menjadi dua, yang pertama ada Webinar yang membahas kehidupan di CoLearn serta posisi yang ditawarkan. Kegiatan yang kedua adalah wawancara bagi peserta yang CV-nya diterima. Peserta yang hadir dalam kegiatan ini adalah mahasiswa dan alumni UM.

Kegiatan ini dibuka oleh Bapak Ahmad Fahmi, S.T., M.T selaku ketua Pusat Karir IKA UM. “Semua lini kehidupan dalam masa transisi di abad 21 ini menyebabkan peningkatan persaingan dalam segala bidang tak terkecuali bidang pendidikan. Segala komponen yang ada di bidang pendidikan harus bahu-membahu dan mendukung guna memperkuat bekal yang dibutuhkan. Berdasarkan hal tersebut IKA UM memfasilitasi lulusan dengan membangun kemitraan strategis salah satunya dengan CoLearn”, ujarnya.

Pemateri dalam kegiatan ini adalah Ladinda Tasya, Siti Nurazizah dan Pranitha Septiana Budi serta dipandu oleh Adji Prasidha sebagai moderator. Pemateri pertama, Ladinda Tasya yang sekarang berposisi sebagai Teacher Recruitment Lead di CoLearn. Belau menjelaskan bagaimana berkarir di dunia edukasi khususnya di CoLearn. Cara penyampaian materi yang santai dan menarik membuat para peserta mampu memahami dengan baik apa yang disampaikan. “Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di Indonesia adalah dengan meningkatkan kualitas guru itu sendiri. Salah satu cara yang dilakukan CoLearn untuk meningkatkan kualitas guru adalah dengan memberikan fasilitas yang terbaik,” ujarnya.

Siti Nurazizah yang juga merupakan Alumni S1 Pendidikan Fisika UM menjelaskan tentang guru juara. Salah satu posisi yang ditawarkan oleh CoLearn untuk lulusan UM. “Sebelum menjadi guru juara, bagi para pelamar yang diterima di CoLearn harus melewati akademi guru juara. Kegiatan ini dilakukan selama dua minggu dan bertujuan untuk menstandarkan cara penyampaian materi sesuai dengan standar CoLearn”, ujarnya. Banyak materi yang akan dipelajari di dalam akademi guru juara mulai dari mindset, cara penyampaian, kurikulum sampai dengan teknis mengajar. Beliau juga menyampaikan banyak manfaat ketika menjadi guru juara di CoLearn seperti mampu meningkatkan skill lain diluar bidang pendidikan, mendapatkan gaji yang sesuai dan jenjang karir yang beragam.

Selain menawarkan posisi guru juara, CoLearn juga menawarkan posisi mentor untuk lulusan UM. Materi mengenai pengenalan mentor ini disampaikan oleh Pranitha Septiana Budi alumni S2 Fisika UM yang sekarang menjadi mentor di CoLearn. Dalam penyampaiannya beliau menjelaskan apa saja keseharian mentor di CoLearn. Mulai dari berdiskusi dengan guru juara sebagai partner mengajar di kelas, mengecek persiapan kelas, memastikan kelas berjalan dengan baik sampai dengan saatnya latihan soal. Setelah semua pemateri selesai menyampaikan materinya dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh moderator. Tak lupa di akhir sesi tanya jawab moderator menyampaikan kepada peserta yang CV-nya diterima untuk mempersiapkan diri melakukan sesi wawancara.(Reza)