Page visit counter:

046633

Pengunjung hari ini : 3
Total pengunjung : 269
Hits hari ini : 85
Pengunjung Online: 1

Warta Terkini

Membangun Kampus dari Luar Pagar
12-05-2016 09:00


Setiap kali melintasi jalan Jakarta saat di Malang, terlintas di kepala penulis, “apa yang dapat diberikan pada Almamater?”

Dunia ‘akademisi’ jelas bukanlah domain penulis. Dalam kurun waktu berkarir di dunia perminyakan (lebih tepat menjadi kuli minyak yang menunggu bayaran setiap bulan), penulis merenungi perjalanan menjadi kuli minyak. Pada akhirnya saya sadari, kekuatan jaringan yang telah memberi kesempatan mengenal dunia perminyakan.

 

Kalau begitu, sebuah rintisan jalan setapak yang pernah penulis alami boleh juga diberikan pada generasi muda di kampus UM. Selain membuka jaringan dan memberikan pengalaman bagi mereka, hal ini juga menjadi rintisan jalan bagi mereka menuju dunia kekaryaan yang cocok dengan minat dan bidang ilmu yang mereka miliki.

Penulis menawarkan program ke rektorat UM, untuk mengikutsertakan mahasiswa UM dalam program lintas budaya di Inggris. Bapak Kadim selaku Pembantu Rektor III (Bidang Kemahasiswaan) dengan antusias menyambut. Jadilah sebuah kerjasama antara YEPE sebuah organisasi yang memiliki hubungan dengan Encompasstrust di United Kingdom dengan rektorat UM menyelenggarakan program Voyage of Understanding. Program ini adalah sebuah pelayaran dengan tall ship (kapal layar) yang serba manual.

Pipit Andrayani (mahasiswi jurusan Bahasa Inggris), untuk pertama kalinya terpilih sebagai perwakilan UM untuk ikut dalam Voyage of Understanding. Bersama 28 remaja dari delapan negara, Pipit bekerja sama melintasi selat Inggris dan mengunjungi pelabuhan-pelabuhan di Eropa seperti Belgia, Perancis dan Belanda. Pipit juga ditemani oleh beberapa rekan dari pesantren Gontor (Pacitan) dan Al Kautsar (Cianjur) yang semuanya berjumlah sembilan orang.

Perjalanan Pipit merupakan awa dari perjalanan mahasiswa UM di kemudian hari karena sepulangnya Pipit dari Inggris dia bertanggung jawab untuk melakukan recruiting calon-calon dari UM untuk melakukan hal yang sama seperti apa yang telah dia lakukan. Alhasil, tahun 2005, sekitar 13 mahasiswa/mahasiswi yang sebagaian besar jurusan Bahasa Inggris telah menjadi bagian dari Voyages Of Understanding dan Journey of Understanding.

Sebuah lembaran baru bagi generasi muda asal UM telah terbentang, membuka cakrawala pemikiran dengan melakukan kegiatan bersama remaja mancanegara selama empat belas hari merupakan pengayaan intelektual bagi mereka.

Hingga tahun 2010 (Februari), telah tercatat dua puluh enam (26) mahasiswa/ siswi menjejak langkah di bumi Scotlandia Inggris sebagai duta remaja membawa seni budaya bangsa bagi pematangan intelektualisasi diri mereka.

Semoga, langkah kecil ini dapat menjadi sumbangan bagi almamater yang pernah membesarkan dan mengisi kehidupan penulis dengan ilmu pengetahuan teknik dan sosial dalam keragaman.

Ditulis oleh: Heroe Soeprapto

FKT, Jurusan Mesin / 1969

 


[Kembali]